Beberapa hari yang lalu lihat foto ini di jejaring sosial salah satu teman ayah. Dan dibawah foto tersebut tertulis komentar : “Wah hampir gak keliatan PC nya… harusnya taruh di tengah …” Yup diriku pun punya pemikiran yang sama, seharusnya posisi seorang party chief ditengah, biar jadi pusat perhatian, kan membawahi sekian banyak kru, seharusnya mendapat posisi yang terbaik. Tapi bukan ayah kalo mau tampil menonjol. Sejak pertama kali kenal dulu, ayah memang ga pernah mau tampil, sepertinya tak suka jadi pusat perhatian. Sederhana, tampil apa adanya, itu yang menjadi salah satu daya tarik ayah [setidaknya buat diriku].
Sejak dulu, bertahun-tahun sudah, mulai kenal dan berusaha memahami ayah, tapi sampai sekarang masih tetap ada saja tingkah laku dan ucapan ayah yang selalu membuatku terkejut. Contohnya tentang foto tersebut. Waktu aku komentar: “ayah kok difoto ga ambil posisi ditengah, kan ayah party chief”. Tadinya kukira ayah akan jawab : ‘ya nggak lah, ayah kan rendah hati, bersahaja, bla.. bla.. bla..’, pokoknya kalimat gombalan. Eh ga disangka ayah cuma jawab “ya gimana lagi, emang dapet posisinya disitu”. Sebuah jawaban yang sangat sederhana. Aku langsung tersenyum dengar jawaban itu. Typical ayah banget, sederhana dan apa adanya. Ga ambil pusing dengan yang namanya jabatan atau strata sosial, selalu nrimo.
Ayah… mudah-mudahan setinggi dan sepenting apa pun posisi ayah, tetap rendah hati seperti sekarang ya…
