Sariawan Tole

Sebenarnya sudah sejak lama punya cita-cita untuk mencatat segala riwayat sakit dan obat yang pernah di konsumsi Tole. Tapi karena selalu terlupa (dan kayaknya ga sering-sering banget Tole sakit) akhirnya baru kesampean sekarang.

Minggu lalu Tole sakit. Kalau diingat-ingat terakhir kali Tole sakit pas pertengahan puasa kemarin, udah hampir 1/2 tahun lebih. Alhamdulillah lebih sering diberi nikmat sehat. Awalnya hari kamis pagi seperti biasa Tole dianter ke day care, saat itu badannya sudah hangat. Ternyata saat dijemput sore badannya sudah panas. Pengasuhnya bilang siang sempat dikasih obat penurun panas karena panasnya mencapai 39 derajat. Sore itu Tole sudah terlihat lemas dan tidak bersemangat. Malamnya kembali panas dan diberi obat penurun panas lagi. Begitu juga dengan keesok paginya. Dan hari jumat itu, mama memutuskan untuk bolos ngantor, biar bisa merawat Tole. Alhamdulillah siang hari panasnya sudah turun. Jadi hanya sempat diberi obat penurun panas sebanyak 3 kali.

Walau panasnya sudah turun dan Tole kembali ceria seperti biasa, namun nafsu makannya tetap hilang. Tidak cuma makan, bahkan Tole pun menolak untuk menyusu. Saat itu memang bibirnya terlihat lebih merah dari biasa dan terus menerus mengeluarkan liur. Ternyata di gusi dan bibirnya ada sariawan kecil-kecil, kemungkinan di lidahnya juga, yang menjadi penyebab Tole menolak makan.

Karena khawatir dengan aksi tutup mulutnya ini, akhirnya sabtu pagi mama bawa Tole ke DSA langganan. Ternyata DSAnya itu sedang dinas ke yogya. Akhirnya ganti DSA, Dr. Eva. Setelah pemeriksaan yang sangat amat singkat, Dr. Eva mendiagnosa Tole terkena radang mulut dan diberilah 3 macam obat: antibiotik, vitamin dan obat sariawan. Berikut obat tersebut :

  1. Cefabiotic Syrup dari Bernofarm dengan harga eceran Rp. 48.125, merupakan antibiotik untuk Infeksi sal nafas atas termasuk sinusitis, tonsilitis & otitis media; sal nafas bwh, jar lunak & kulit, urogenital
  2. Betaford syrup dari Phapros, merupakan vitamin yang digunakan untuk menambah napsu makan setelah kondisi setelah sembuh dari sakit, komposisinya adalah vitamin B, A dan C
  3. CandistinCandistin Drop, dari pharos dengan harga eceran Rp. 40.563, merupakan obat sariawan yang penggunaannya dengan cara diteteskan di tempat sariawan dan aman bila tertelan

Awalnya mama agak ga sreg sama Dr. Eva Alasannya karena pas periksa sebentar banget, udah gitu ga banyak tanya tentang kondisi anak, tau-tau dikasih obat. Salah satu alasan memilih Dr. Eva ini karena dulu saat sepupu Tole sakit parah dan sudah bolak balik rumah sakit ga sembuh-sembuh, eh pas dibawa ke Dr. Eva ini akhirnya sembuh. Dan ternyata kejadian juga sama Tole. Baru konsumsi obatnya 1 kali, Tole sudah mau mulai menyusu lagi. Lega lah hati mama.

Untuk antibiotik memang harus dihabiskan. Sementara untuk vitamin dikonsumsi sampai napsu makan kembali normal, dan obat sariawan hanya bila sariawan saja. Bila tidak habis dikonsumsi, vitamin bisa bertahan sampai 3 bulan sementara obat sariawan bisa bertahan sampai 6 bulan.

Alhamdulillah sekarang Tole sudah sembuh dan nafsu makannya sudah mulai kembali normal. Sehat terus ya Nak!!

Posted in Kesehatan, Tole. Tags: . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>