Trimester Pertama

Tulisan ini seharusnya tayang beberapa bulan yang lalu, tapi karena kurang kuatnya niat untuk nulis, akhirnya baru sepenggal cerita yang sempat tertulis dan kemudian terabaikan. Akhirnya kembali ditulis malah ketika Trimester I sudah hampir berakhir, tapi tak ada kata terlambat ah..

Alhamdulillah… salah satu resolusi tahun ini bisa terpenuhi, yup im gonna be a mum!!

Tapi tampaknya perjalanan menjadi seorang ibu tak semulus yang ku bayangkan. Memasuki minggu ke 5 rasa mual mulai melanda. Bukan cuma morning sickness, tapi aku juga merasakan noon, evening and night sickness, mual sepanjang hari. Dan parahnya lagi dengan mual yang begini hebat aku harus banyak mengkonsumsi makanan bergizi, karena orang-orang bilang 3 bulan pertama ini awal pembentukan otak, jadi harus dilawan mualnya dan konsumsi banyak makanan bergizi, hik hik teory dan niat doang emang gampang, tapi pelaksaannya itu loh….

Yup ternyata pelaksanaan emang berat, sekarang sudah memasuki minggu ke 16, dan aku merasa sedikit gagal dengan usahaku untuk memberikan nutrisi yang terbaik untuk calon buah hati. Akibat mual itu aku jadi sangat selektif memilih makanan. Susu sudah sangat sulit untuk kutelan, begitu juga dengan sayuran. sebagai ganti susu, dokter kasih vitamin yang mengandung prolakta dan DHA, mudah-mudahan vitamin ini bisa menggantikan porsi susu yang tak sempat ku minum. Dan sebagai gani sayuran aku mulai menambah konsumsi buah-buahan.

Banyak yang bilang kalau rasa mualku ini sebenarnya cuma permainan otak saja, aku harus bisa mensugesti diriku agar rasa mual itu hilang. Sebenarnya tiap kali mau makan, hal itu sudah ku lakukan, ga cuma sugesti, doa-doa panjang pun tak lupa ku panjatkan, tapi tetap aja, semua sugesti dan doa itu kalah oleh rasa mualku. Malah sempet kepikir, dimana ya bisa ketemu tommy rafael atau uya kuya, biar dua jagoan itu bantuin sugesti biar rasa mual ini hilang..

Tiap kali curhat ke para pendahulu yang pernah mengalami ini, semua jawabannya sama, “ya kalo hamil emang begitu, kudu mual”. Ga cuma satu dua orang yang bilang begitu, hampir semuanya. Akhirnya cuma bisa pasrah dan legowo, emang udah kodratnya.

Berikut ada beberapa tips yang bisa membantu mengurangi rasa mual, sengaja kata-kata ‘mengurangi’ di bold dan underline, biar ekspektasi para ibu hamil yang mengalami rasa mual ketika membaca tips ini tidak terlalu besar, tips ini cuma bisa mengurangi dan bukannya menghilangkan. Berikut tipsnya :

  • Bila mual ketika bangun tidur siapkan snack atau biskuit, anda dapat memakannya terlebih dahulu sebelum mencoba untuk bangun
  • Hindari makanan yang pedas dan asam, makan rujak hanya akan membantu menghilangkan mual sesaat, tapi rasa asam dari rujak akan membuat anda lebih mual lagi
  • makan dalam jumlah sedikit tapi sering
  • Makan yang teratur, jangan biarkan anda merasa kelaparan, perut yang kosong akan meningkatkan asam lambung yang dapat menyebabkan rasa mual
  • Banyak mengkonsumsi buah dan sayuran dan makanan yang tinggi karbohidrat seperti roti, kentang, biscuit, dll
  • bila mual meyerang, teh manis hangat dapat membantu, tapi jangan minum teh yang terlalu pekat karena dapat menyebabkan sulit BAB

Silakan mencoba tips-tips diatas, bila ada tambahan tips bisa di share disini…

Posted in pregnancy. Tags: . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>