Tahun baru kemaren aku nulis 4 resolusi :
- Pengen sekolah lagi
- Pengen punya anak
- Pengen punya rumah sendiri
- Pengen rajin nulis
Alhamdulillah satu dari 4 resolusi itu sudah terwujud. Sejak Januari kemarin dipercaya untuk menjaga amanahNya. Benernya tahun ini hampir mewujudkan resolusi pertama, sekolah lagi. ada tawaran beasiswa di kantor. Dengan semangat 45 aku mengajukan permohonan beasiswa tersebut. Sejak awal agak ragu juga, apa iya sanggup melalui semua proses seleksi dalam keadaan hamil, dan memulai perkuliahan dalam keadaan baru melahirkan. Tapi kok rasanya sayang melewatkan kesempatan yang ada. Akhirnya Bismillah aja deh, kalau memang kuliah tahun ini adalah jalan yang terbaik pasti dipermudah.
Jalan berliku sudah harus ku lalui mulai dari proses pengajuan permohonan. Langkah pertama yang harus ditempuh adalah mendapat ACC dari para pak boz untuk mengikuti proses seleksi. Sempat terjadi salah komunikasi tentang persyaratan pengajuan, sehingga ACC nyaris tak didapat. Setelah komunikasi sana-sini akhirnya ACC keluar juga, surat permohonan berhasil di tandatangani. Ku pikir setelah itu bisa maju ke langkah selanjutnya, ternyata langkahku malah harus terhenti sampai disitu. Pak Boz sang penandatangan ternyata tak tahu kalau diriku sedang hamil. Setelah tahu kondisiku yang sedang berbadan dua, aku diajak diskusi, diminta untuk mempertimbangkan kembali keputusanku mengambil S2 tahun ini. Katanya sih Beliau tak tega nanti membiarkan diriku yang sedang hamil besar mondar-mandir ngurusi tes dan pendaftaran. Padahal waktu itu tekadku sudah bulat, rintangan apa pun akan coba ku hadapi. Rasanya sanggup kalau cuma mengurus pendaftaran dalam keadaan hamil. Tapi setelah saling berargumen, akhirnya aku mengalah. Aku sadar, aku masih kurang pengalaman dan belum tahu bagaimana kondisiku nanti, ini kehamilan pertamaku.
akhirnya harus cukup legowo menerima kenyataan kalau tahun ini belum bisa mewujudkan resolusi pertama. Resolusi ke tiga pun masih setengah hati mewujudkannya. Rasanya masih takut memulai hidup mandiri di rumah sendiri tanpa suami. Yang tersisa adalah resolusi ke empat, harus bener-bener rajin nulis nih. Biar setidaknya 2 dari 4 resolusi dapat terwujud tahun ini.