Nikmat Yang Sering Terlupakan
Apr 23rd, 2010 by ntn
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Begitu banyak nikmat Tuhan yang kita rasakan tapi begitu banyak pula yang sering kita lupakan. Dan baru tersadar ketika kenikmatan itu hilang atau bahkan hanya sejenak tak bisa kita rasakan.
Selera makan.. mungkin bagi sebagian orang merupakan hal yang biasa atau bukan merupakan suatu nikmat yang perlu di syukuri. Bagi saya, itu merupakan suatu nikmat besar yang sedang tidak bisa saya rasakan. Dan makin terasa besarnya nikmat itu ketika dia hilang. Sudah beberapa bulan ini nikmat itu menghilang. Selera makan saya selalu kalah dengan rasa mual. Makanan seenak apa pun yang tersaji terasa berat untuk ditelan.
Minggu lalu ada pelatihan di kantor, dan otomatis selama seminggu penuh kami dapet makan gratis dengan menu-menu ‘yang seharusnya’ menggugah selera. Kalau saya tidak sedang kehilangan nikmat ini, tentu semua makanan itu langsung ludes. Tapi nyatanya tiap kali makan saya malah sibuk menawarkan lauk-lauk saya untuk ditukar dengan kerupuk. Yup, dari sekian banyak lauk lezat itu hanya kerupuk yang masih bisa saya tolerir rasanya. Saya sedang sensitif dengan makanan-makanan berbumbu kuat, terutama makanan yang mengandung bawang putih. Entah bagaimana, indra perasa saya bisa memfilter rasa bawang putih dalam setiap makanan, dan mengubahnya menjadi rasa mual.
Entah kapan saya kembali bisa merasakan nikmat ini. Tapi saya cukup bersyukur karena hilangnya nikmat ini sebenarnya digantikan oleh satu nikmat yang lebih besar. Nikmat karena dipercaya untuk menerima amanahNya. Sekarang tinggal berdoa semoga nikmat makan dapat kembali saya rasakan, agar dapat menjaga amanahNya dengan lebih baik.
Coba sejenak kita renungkan, nikmat apalagi yang saat ini sempat terlupakan?